Cara Cepat Mengatasi Sembelit Pada Bayi Secara Alami

Cara Mengatasi Sembelit Pada Bayi - Mungkin saat ini anak bayi Anda tampaknya mengalami kesulitan buang air besar atau sudah beberapa hari kok tidak juga pup. Ayah bunda harus perhatikan, mungkin itu merupakan sembelit pada bayi atau dalam istilah medis dikenal dengan konstipasi.

Melihat bayi ceria dan sehat menjadi keinginan semua orang tua, terlebih untuk orang tua baru yang baru saja menghadapi proses persalinan. Bayi yang sehat akan terlihat lincah meskipun masih dengan gerakan yang terbatas. Masalah kesehatan bayi menjadi lebih rentan, terutama berhubungan dengan sistem pencernaan.

Cara Cepat Mengatasi Sembelit Pada Bayi Secara Alami


Tidak seperti pada dewasa, sembelit dapat diatasi dengan banyak sekali obat-obatan, sedangkan Cara mengatasi sembelit pada bayi kita tidak begitu mengandalkan obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengobati konstipasi, karena pencernaan bayi masih lemah maka kita harus perhatikan aspek keamanannya yakni lebih menggunakan penanganan secara alami.


Sebelumnya kita harus tahu terlebih dahulu apakah bayi kita mengalami sembelit, maka berikut ini ciri-ciri dan tanda bahwa terjadi sembelit pada bayi sebagai berikut:


  •  Buang air besar lebih jarang dari biasanya, terutama jika bayi tidak buang air besar selama tiga hari atau lebih.
  • Terlihat kesulitan saat buang air besar yang ditandai dengan mengedan kuat, badan sampai melengking, bahkan disertai dengan tangisan.
  • BAB dengan tinja Keras, kering yang sulit dikeluarkan – tidak peduli seberapa sering BABnya.

Dan sekarang kita bahas cara mengatasi sembelit pada bayi;

Cara Mengatasi Sembelit Pada Bayi ;




  1. Latihan Fisik. Jika bayi sudah bisa berjalan, bimbinglah dia agar lebih aktif melakukannya. Jika dia tidak mau merangkak lagi, cobalah menggerakkan kakinya seolah seperti gerakan mengayuh sepeda.  Lakukan saat anak berbaring telentang.
  2. Pijat perut. Ukurlah sekitar tiga jari di bawah pusar di sisi kiri bawah perut. Lakukan tekanan lembut tapi tegas pada daerah itu dengan ujung jari. Tekan perlahan sampai Anda merasakan adanya massa. Menjaga tekanan lembut tapi konstan selama sekitar tiga menit. Jangan tekan terlalu kuat!
  3. Kurangi kekentalan susu formula. Bayi yang menerima susu formula memang lebih rentan terkena masalah sembelit. Terlebih untuk bayi yang menerima susu formula yang dibuat lebih kental. Jika ibu mengalami masalah ini maka kurangi jumlah susu formula agar tidak terlalu kental. Mungkin Anda perlu sedikit menyimpang aturan dari cara membuat susu formula yang benar. Anda perlu mengurangi takaran dan melihat apakah bayi Anda masih terkena sembelit. Dengan cara ini maka manfaat susu formula untuk bayi tetap didapatkan dengan cara yang lebih sehat. Terlebih susu formula juga termasuk salah satu cara menyapih anak dari ASI.
  4. Perubahan diet untuk ibu yang memberikan ASI. Jika ibu yang memberikan ASI mengalami masalah bayi sembelit, maka penyebabnya bisa terjadi karena lintas nutrisi. Makanan yang dikonsumsi ibu bisa melintas pada ASI yang menyebabkan masalah sembelit. Karena itu ibu bisa merubah jenis makanan selama menyusui. Kurangi berbagai jenis makanan yang menyebabkan gas perut seperti terong dan lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung serat seperti brokoli, bayam, jeruk, pir dan pepaya. Cara ini bisa membantu bayi yang sembelit agar bisa buang air besar dengan baik. Konsumsi berbagai jenis makanan sehat untuk ibu menyusui. Jika harus diet untuk menurunkan berat badan selama menyusui maka lakukan cara diet ibu menyusui yang paling aman.
  5. Jangan memberikan makanan padat untuk bayi. Salah satu penyebab bayi terkena sembelit mungkin karena pemberian makanan padat. Ini hal yang sangat wajar, terutama untuk bayi yang menerima makanan pendamping ASI. Namun bayi sebenarnya masih memiliki sistem pencernaan yang berkembang. Ketika belum bisa mengkonsumsi makanan padat maka bagian usus bayi sama sekali tidak bisa mencerna dengan baik. Jadi untuk sementara jangan memberikan makanan padat seperti sereal dan bubur instan.
  6. Tambahkan jus buah sedikit ke dalam susu formula jika bayi  berusia minimal 4 bulan. Biasanya, tidak perlu untuk memberikan jus pada bayi, tapi kalau sedikit tidak apa-apa untuk membantu meringankan sembelit. (Cobalah jus apel atau jus pir).
  7. Minum yang cukup. Pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup, baik melalui susu formula atau ASI dan air putih.
  8. Jika anak sudah makan berbagai jenis makanan padat, kurangi makanan yang berpotensi menyebabkan sembelit seperti nasi keras, pisang, buah salak, dan wortel yang dimasak. Cobalah memberinya beberapa sendok bubur pepaya atau pir untuk membantu melancarkan buang air besar nya.
  9. Ganti susu formula. Jika Anda memberikan susu formula untuk bayi, maka kemungkinan bayi juga tidak cocok dengan susu formula tersebut. Anda bisa mengganti susu formula dengan merek lain yang lebih aman untuk pencernaan bayi. Pastikan Anda tidak memilih susu yang mengandung gula jagung, gula pemanis buatan atau berbagai enzim tambahan. Pilih jenis susu formula yang paling ringan sehingga aman untuk pencernaan bayi.
  10. Konsultasi dengan dokter. Konsultasikan ke dokter jika bayi tidak mau makan, kehilangan berat badan, atau memiliki darah dalam tinja nya. Atau jika perawatan dasar di atas, tidak membantu menyembuhkan sembelit. Dan jika usianya di bawah 4 bulan, hubungi dokter jika ia memiliki fese yang sangat keras atau tidak buang air besar dalam waktu 24 jam dibanding biasanya. Jangan memberikan obat sembelit pada bayi atau pencahar tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.



Itulah tips cara mengatasi sembelit pada bayi dengan aman. Jika tips diatas tidak dapat mengatasi sembelit pada anak, maka segera konsultasi ke dokter anak.

Jika informasi ini bermanfaat, silahkan share ke teman-teman anda.
Terimakasih.

Referensi: mediskus, hamil.
Previous
Next Post »

Popular Posts